Tips Memilih Makanan Sehat Alami Untuk Balita

Cara memilih makanan untuk bayi atau balita yang sehat alami perlu diperhatikan para ibu. Jenis-jenis makanan sehat untuk balita tentu yang bisa memenuhi kebutuhan kalori dan nutrisi. Apa sajakah itu?

Sayuran
Buatlah daftar sayuran yang mudah ditemukan di tempat tinggal Anda. Contohnya bayam, wortel, kol, buncis, sawi hijau, labu kuning, tomat merah, dan sebagainya. Kelompokkan sayuran berdasarkan warnanya: hijau, kuning (jingga), merah, biru (ungu), dan putih. Pastikan anak Anda memperoleh sedikitnya 3 warna sayuran setiap hari.   Sebagai patokan umum, porsi sayuran masak maupun mentah per hari sebaiknya dihabiskan batita (1-3 tahun) sebanyak 1 1/2 cangkir juga 2 1/2 cangkir bagi usia prasekolah (3-5 tahun).

Buah
Dikalangan anak-anak buah yang biasanya populer diantaranya pepayak, pisang, mangga, jambu biji merah, melon, nanas, stroberi, semangka dan belimbing. Hindari buah impor, terutama apel dan pir, mengingat buah-buahan tersebut umumnya dilapisi lilin (wax) yang bersifat racun. Oleh sebab itu, selalu kupas kulit apel dan pir saat memberikannya kepada anak dengan risiko kehilangan sebagian serat, pektin serta nutrisi yang justru tersimpan tepat di bagian bawah kulit. 2 porsi buah per hari cukup untuk balita.

Beras berkulit ari dan polong-polongan
Dibanding beras putih, nasi beras merah lebih sehat sebab berlimpah serat vitamin B-kompleks, minyak sehat, dan gula alami. Bila keluarga Anda belum terbiasa menyantap nasi beras merah, cobalah mencampurkannya ke
beras putih sebanyak 1/4 – 1/2 saat memasak nasi.

Produk pasta seperti spageti atau makanan dari tepung terigu yang berbahan jenis gandum mempunyai kulit ari
(whole wheat) lebih baik dibanding produk sejenis dari tepung terigu biasa. Tetapi kandungan seratnya memang lebih sedikit. Sajikan dengan jarang mie, spageti, dan pasta tepung terigu. Gantikan dengan produk serupa
dari tepung beras atau tepung jagung.

Jangan lupakan polong-polongan dalam menu harian balita. Kacang hijau dan kacang tolo bisa dicampurkan ke nasi atau makanan sayuran maupun lauk. Tak hanya padat kalori, polong-polongan pun berlimpah serat dan vitamin B-kompleks yang penting sebagai penunjang kecerdasan.

Jangan hanya memperhatikan kesehatan balita, tapi perhatikan pula gaya hidup sehat Anda sebagai ibu yang juga berpengaruh pada kebiasaan Anda menyehatkan si buah hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s